Profil
SEJARAH SMA TAMANSISWA
Lembaga Pendidikan ini didirikan pada tanggal 14 Juli 1982. Sejak berdirinya lembaga ini memiliki komitmen tinggi untuk memajukan dunia pendidikan. untuk itu SMA Tamansiswa selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat dalam mewujudkan hal diatas. Secara otomatis keberadaan lembaga pendidikan ini dikatakan sebagai kawah candradimuka atau tempat penggemblengan dalam menciptakan generasi yang maju, mandiri, handal dan bertaqwa kepada Tuhan YME.
————–
A. Visi
Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berjiwa Merdeka, berpengatahuan, berketrampilan serta sehat jasmani dan rohani.
B. Misi :
- Menyiapkan Calon Pemimpin masa depan yang berjiwa merdeka, serta beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan Peserta didik melalui pembelajaran sistem Among yang berorientasi pada pendekatan CTL.
- Menjadikan SMA Tamansiswa Kota Mojokerto sebagai Sekolah Kebangsaan yang menjunjung tinggi nilai - nilai Budi Pekerti Luhur.
C. Usahanya :
- Dalam rangka melestarikan dan mengembangkan kebudayaan nasional Indonesia , cabang-cabang dapat bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Propinsi dan Kabupaten / Kota membuka sanggar-sanggar budaya atau seminar-seminar tentang kebudayaan.
- Dalam rangka mewujudkan masyarakat tertib damai, salam dan bahagia cabang-cabang dapat bekerja sama dengan Dinas Sosial Propinsi / Kabupaten / Kota dan lembaga social tingkat Propinsi / Kabupaten / Kota dalam rangka memerangi kemiskinan, keterbelakangan, dan penyakit-penyakit masyarakat.
- Dalam rangka menyelenggarakan pendidikan dalam arti luas (pendidikan jalur formal, informal, dan non formal) dalam bentuk perguruan, Cabang-cabang dapat bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Propinsi Kabupaten / Kota dalam rangka mengentaskan kebodohan, memeratakan kualitas pendidikan.
Cabang-cabang dapat menyelenggarakan :
- Pendidikan jalur formal dari T. Indria sampai dengan Perguruan Tinggi baik umum maupun kejuruan.
- Pendidikan jalur informal berupa nasehat, petuah, dan keteladanan hidup tertib damai salam dan bahagia terhadap siswa, orang tua siswa, dan masyarakat umum.
- Pendidikan jalur nonformal berupa : sarasehan, seminar, ceramah-ceramah tentang pendidikan Anak Usia Dini (PAUD / Kelompok Belajar), menyelenggarakan Paket A,B,C Pemberantasan aksara kursus, kursus, dsb.
————–
LAMBANG SEKOLAH DAN ARTI
Bentuk : GARUDA - CAKRA
GARUDA : Bentuk sayap dan ekor bagian luar terlukis Tujuh helai bulu dan bagian dalam Lima helai bulu.
Tujuh helai bulu melambangkan Asas Tamansiswa 1922 dan Lima helai bulu melambangkan ciri khas Tamansiswa, Pancadarma.
Garuda melambangkan kekuatan dan kemandirian dalam mencapai cita-cita yang tinggi dan luhur.
CAKRA : Bentuk lingkaran dengan Delapan ujung tombak (Trisula), melambangkan “sejata” pamungkas yang digunakan untuk melenyapkan segala penghambat perjuangan.
Ujung Trisula : Delapan ujung trisula melambangkan delapan penjuru mata angin yang menyatakan hidup kemanusiaan (universal). Cakra berputar terus, melambangkan dinamika dalam kehidupan manusia.
WIJAYA KUSUMA :
Wijaya atau jaya berarti kemenangan lahir batin dalam perjuangan mencapai cita-cita
Kusuma berarti bunga, anak didik atau harapan bangsa, Wijayakusuma melambangkan kemenangan lahir batin bagi anak didik mencapai cita-cita melalui pendidikannya.
SECARA KESELURUHAN, Lambang Tamansiswa berarti “Perjuangan Tamansiswa membina anak didik dan masyarakat secara kreatif dan dinamis dalam mewujudkan masyarakat tertib damai dan salam bahagia”
PENGURUS DAN PAMONG –> Klik di sini.
